Des
07
2011
Gustiawan
Abraham Samad itulah nama yang kini tengah menjadi perbincangan hangat di publik Tanah Air.Nama yang sebelumnya tidak banyak orang yang meneganlnya.Ya Abraham kini menjadi harapan bagi penegakkan hukum dibidang pemberantasan Korupsi melalui janji-janji yang kerap ia lontarkan belakangan ini,termasuk janjinya akan mundur apabila dalam satu tahun tidak mampu mengusut kasus-kasus besar yang kini masih mandek di tangan ketua KPK kini,Busyro Moqoddas. Continue Reading »
Des
30
2010
Gustiawan
Dewan Perwakilan Rakyat itulah nama lembaga Negara ini berisi orang-orang berdasi serta katanya berpendidikan legislasi,budgeting serta controling itulah fungsinya dipili langsung oleh masyarakat yang selanjutnya disebut konstituen.
Reformasi yang digulirkan 12 tahun silam telah membuka mata masyarakat tentang apa itu demokrasi.Berbagai elemen masyarakat kini hampir tahu apa tugas dan fungsi dari setiap lembaga Negara.Namun syang hal ini tidak di ketahui oleh para anggota Dewan yang mudah-mudahan di hormati.Mereka tidak mengetahui tugas dan fungsinya sebagai controller terhadap pemerintah. Continue Reading »
Des
26
2010
Gustiawan
Laser…laser…laser…itulah ciri khas Malaysia setelah dalam pertandingan sebelumnya tim tamu juga mengeluhkan gangguan yang diterimanya berupa sorotan sinar laser tersebut.Kini saat melawan Indonesia laser pun menjadi pemain ke-13 Tim Harimau malay itu,sehingga konsentrasi para pemain Indonesiapun buyar.Tak hanya itu letusan petasan ketengah lapangan menambah deretan panjang ketidaksportifan para pendukung Malaysia.
Para pemain Malaysia rupaya pintar sekali dalam membaca situasi ini,di tengah ketidakstabilan mental para pemain Indonesia para punggawa Malaysia mampu mengobrak-abrik pertahanan yang di kawal Maman Abdurrahman dkk sehingga gol yang di tunggu-tunggu publik Malaysia pun tercipta melalui kaki Pemain depan,Safee 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.Gol pertama ini rupanya membuat mental pemain Tim merah-putih semakin mengendur sehingga tekanan demi tekanan yang dilakukan Malaysia kembali berbuah gol yang kedua bagi Tim tuan rumah.
Unggul 2-0 tidak membuat pemain Malaysia puas diri mereka terus menekan lini pertahanan tim besutan Alfred riedl sehingga markus Horison terpaksa harus memungut bola untuk ketiga kalinya.
Garuda memang hancur di putaran Final leg pertama yang berlangsung di stadion Bukit jalil Malaysia itu,namun itu juga tak lantas membuat Malaysia menyandang sebagai Negara kuat,karena beberapa insiden mewarnai jalannya pertandingan ini mulai cahaya laser yang terus mengganggu mata penjaga gawang Markus Horison dan juga kapten tim Firman Utina yang tak kalah hebatnya adalah letusan petasan yang tepat ketengah lapangan hijau Continue Reading »
Des
12
2010
Gustiawan
Enam puluh lima tahun Negreri ini merdeka,sudah enam presiden yang memimpin Nusantara tercinta ini,namun dari sekian Presiden yang telah berkuasa tak satupun yang bisa memberikan rasa tenang dan nyaman terhadap Rakyatnya.Setiap hari di hantui dengan rasa was-was serta khawatir.dari mana mendapatkan makan hari ini,mungkinkah bisa menyekolahkan anak dengan biaya yang begitu mengggunung?
“boro-boro keur nyakolakeun budak,jang dahar oge hararese”(jangankan buat nyekolahin anak,buat makan saja susah)celetuk seorang ibu yang sehari-hari berpropesi sebagai tukang kuli cuci dengan upah yang jauh dari cukup.Suaminya hanya berprofesi sebagai tukang las keliling yang tidak tentu dapat order atau tidak.
Continue Reading »
Okt
15
2010
Gustiawan
Gender kini memang semakin gencar di perjuangkan oleh aktivis-aktivis yang sadar akan pentingnya persamaan hak antara laki-laki dan perempuan.Dimana perempuan harus juga mendapatkan kesempatan yang sama dalam hal pekerjaan dan perlakuan.Hasilnya,kini permasalahan itu sedikit demi sedikit telah hilang dan semua orang mendapatkan hak yang sama dalam bidang pekerjaan.
Selesaikah masalahnya? menurut saya belum,masih banyak permasalahan kesetaraan dan hak setiap warga negara untuk mendapatkan pekerjaan yang masih terhalang oleh “peraturan” yang mungkin sebenarnya tidak perlu.
Setelah perempuan mempunyai hak yang sama dalam bidang pekerjaan,muncul juga masalah lain yaitu bagi perempuan berkerudung.Fakta yang terjadi di lapangan mereka para pencari kerja berkerudung sering menjadi “korban” atas peraturan yang di terapkan perusahaan yang sebenarnya sangat tidak realistis.Para perempuan berkerudung sering mendapati rintangan atas ketidakbolehan mereka untuk bekerja dengan alasan berkerudung.Pertanyaannya adalah,salahkan perempuan berkerudung mendapatkan pekerjaan yang sama dengan mereka yang tidak berkerudung? jawabannya TIDAK SALAH,sebab merekapun anak Bangsa yang harus mendapatkan hak yang sama sebagai warga Negara,lagipula kerudung itu sedikitpun tidak akan mengganggu profesionalitas dari suatu pekerjaan,bahkan bisa membantu melindungi mereka dari perlakuan-perlakuan yang tidak senonoh.
Beberapa perusahaan sering mensyaratkan karyawannya tidak berkerudung yang sebenarnya sama sekali tidak beralasan.Contohnya Restaurant,bagi pengusaha Restaurant yang melarang karyawannya untuk berkerudung apakah alasannya?bukankah akan terlihat lebih rapi dan bersih,sebab rambut dan telinga tidak akan terlihat? atau Retailer pakaian,sering pula mensyaratkan tidak bioleh berkerudung.
Saya berharap pemerintah menyikapi hal ini sebagai bentuk keberpihakannya terhadap seluruh anak Bangsa mereka sama dan berhak mendapatkan perlakuan yang sama,jangan di diskriminatifkan mereka yang juga haknya sama.